See myblog

Another Language

Thursday, November 16, 2017

Para Pejalan

Teruntuk manusia-manusia pejalan.

Pagi menyapamu untuk segera meninggalkan kasur nyamanmu. Berdiri sebentar untuk mematikan alarm hp. Lalu, lalu apa? Tidur kembali atau kamu memilih bangun. Matahari yang sudah tidak di tempat penungguannya menemani kaki kecilmu untuk berjalan dan berlari mengejar kendaraan umum. Sesaat terdesak jadi kamu harus sedikit berlari, kadang duduk kadang berlari. Ada kalanya kamu rindu pulang atau ada asa untuk pergi.

Memejamkan mata adalah hal yang biasa yang kami jumpai di jalanan Ibukota, sibuk memainkan gadget, mendengarkan lagu. Ya, aku juga begitu. Tapi aku rindu untuk berhenti memikirkan apapun, rasa buru-buru, habis ini lalu apa dan sebagainya. Tidak bolehkah para pejalan ini berhenti sejenak supaya ia bisa melihat langit yang sedang biru-birunya dan awan yang sedang putih-putihnya? Tidak bolehkah para pejalan ini menyapa seseorang yang sudah lama ia rindukan untuk mendatangkan pelangi di langit yang kelabu?

Jika mengulang membuatmu bosan, berhentilah sejenak. Pergi dari rutinitasmu, menarilah, tertawalah, menyanyilah dan bangunlah lagi semangatmu seperti di hari kamu merasa para pejalan ini ditakdirkan untuk berbahagia.

Jakarta.

Thursday, November 9, 2017

Sudut Surabaya

Apa kamu pernah mempertanyakan kebetulan? Rasanya seperti apa?

Kebetulan menempatkan aku bertemu dengan banyak orang. Kesempatan yang membuka peluang untuk berkenalan, hobimu apa, rumahmu di mana, keluargamu gimana.

Sejujurnya tanpa kita sadari setiap kita terlahir dengan takdirnya masing-masing, pertemuan dengan orang yang tepat, di waktu yang tepat, di keadaan yang tepat. Semua bukan kebetulan, tapi sebuah takdir Sang Pencipta yang mengatur sebuah jalan cerita. Pertemuan, perpisahan dan setiap kenangan akan menjadi satu yang tidak bisa kita pisahkan.

Kita sebut itu sebuah perjalanan hidup. Coba bayangkan hidup adalah ruang angkasa dengan kenangan yang menjadi debu. Hidup katanya terlalu singkat tapi seberapa kita menghargainya supaya hidup ini ga jadi sebuah omong kosong?

Aku berharap kita bertemu lagi, kota Rantau teman-temanku dan lagi aku belum mengunjungi Taman Remaja Surabaya.

Surabaya menuju Jakarta.

Sunday, November 5, 2017

Sing Your beautiful song

Kota Surabaya menyapaku dengan terik tapi katanya tidak terlalu terik karena hari ini hujan rintik-rintik. Rasanya Surabaya itu ramah jika aku bertemu dengan banyak orang. Dibekali dengan doa untuk sebuah perjalanan yang katanya Carilah dulu Kerajaan Allah maka akan ditambahkan kepadamu. Jangan berkompromi, apa yang aku butuhkan apapun itu sudah disiapkanNya jika aku mencari Dia.

Meminta ampun dan berdirilah teguh, manusia kecil sepertiku ingin berjalan ke masa depan dengan rasa berkecukupan. Karena rasa cukup mampu membuat setiap manusia berhenti berlari untuk berjalan.

Surabaya.

Sunday, October 29, 2017

Banyak tanya

Bahagia sebabnya apa?

Pintar nilainya berapa, cantik seperti siapa, kaya pakaiannya merk apa. Terlalu banyak penilaian dan tolak ukur yang tinggi. Tetapi jika setiap manusia memahami apa yang telah ia miliki, mensyukurinya, bahagia sudah berdiri di ambang pintu. Menunggu untuk masuk dan memelukmu hangat.

Mencari adalah cara setiap manusia untuk meraih sesuatu. Pencarian adalah sebuah kata tanya yang mungkin berbeda porsi bagi setiap manusia. Apakah besar atau kecil. Apakah ia suka mempertanyakan banyak hal atau hanya sedikit yang mengusik hati dan pikirannya.

Apa mencari kebahagiaan adalah sebuah mitos? 

Maka aku ingin selalu bermain dengan kata tanya. Kata tanya membuatmu ingin tahu. Membuatmu berani mengambil banyak kemungkinan, caramu untuk menyakini keyakinanmu, membuatmu rela berjalan lebih jauh. Perjalanan itu yang akan membuatmu mengenal lebih dalam siapa dirimu.

Bertanya tidak akan membuatku lelah kalau aku mencari tahu jawabannya.

Jakarta.