See myblog

Another Language

Friday, April 20, 2012

Kata AKU

Sendiri dalam keraguanku
Kutanyakan bagimu apa arti aku
Bermain dalam kegelisahan
Berteman alam keegoisan
Mulutku meraung untuk kenikmatan
Mencari apa yang diidamkan dunia
Tetapi tu kekejian bagimu
Kutanyakan apa indahnya aku
Bercermin dan kutemukan ratapku
Berbicara dan kutemukan gagapku
Berlari dan kutemukan kejatuhanku
Bagimu pantaskah aku
Melihat yang lain bersorak atasmu
Sedang aku disini membuang mukaku
Mencari kesibukan bagi diriku
Sehingga aku tak kau limpahi murkamu
Walau sesungguhnya murka setia
Membayangi keberdosaanku
Menghantui setiap langkah kecilku
Bagaikan binatang itulah aku
Mencari celah untuk memaki
Mencari kesalahan untuk menghakimi
Terpuruklah aku
Mendapati kesendirianku
Menjauhi belaskasihmu atas aku
Bilakah itu terserah padamu
Untuk setiap kutuk dan berkatmu
Untuk setiap murka dan kasihmu
Boleh kamu meninggalkan aku
Membiarkan aku dalam kesendirianku
Membiarkan aku memakai jubahku
Membiarkan aku memakai topengku
Membiarkan air mata tak tercurah lagi
Tetapi bolehkah kumohonkan lagi
Lebih dari sebuah permohonan maaf
Karena untukku layak hidup teristimewa
Karena untukku tertawa terlalu mewah
Karena untukku berbangga terlalu dosa
Hanya permohonan maaf yang layak
Layakkanlah itu untuk diriku
Aku yang hanyalah aku dan tetap aku

No comments: