See myblog

Another Language

Friday, May 11, 2012

a thousand but one

Banyak yang bergerak
tetapi yang kukenal hanya satu
Banyak yang hidup
tetapi yang kukenal yang mati
Banyak cara untuk berbuat
tetapi yang kulakukan hanya diam
Banyak cara untuk memandang
tetapi yang kupandang yang hitam

Saat ditanyakan hal termudah dalam hidup bagi sang bernapas
namun aku tersadar betapa aku tak punya
Dimanakah yang aku punya dan dimanakah aku harus mencari?
Apakah yang ada akan musnah?
Dan yang tidak ada tak akan pernah ada?

Bahkan saat menoleh untuk mencari bagi semangatku
tidak kutemukan satu pun yang bergerak itu
Sepi dan sia-sia
Sepi, yangbergerak bagaikan mati

Berlari dan tergoyahkan
Terjatuh dan sulit berdiri
Bagaikan satu dari seribu
Satu tak berdaya
Sembilan ratus sembilan puluh sembilan bernyawa

Semakin hari semakin dalam terperangkap dan dimanakah mereka?
Apa aku yang harus mencari?
Apa bagi yang bernyawa terlau hina?
Dan untukku terlalu elok?

Ucapkanlah dan aku akan merajut hidupku
Mengulang apa yang terjatuh dan hancur
Karena semakin ia berdetik
semakin pula aku pasrah
semakin kubiarkan aku terinjak

Sang bernyawa tempatkanlah aku disisi yang paling hina
Baringkanlah setidaknya aku bersama
Walau hanya sebuah kepalsuan
Walau hanya sebuah kesia-siaan
Akan kuanggap nyata
Akan kuanggap berharga
Karena satu diantara seribu
Satu melawan seribu
Aku kalah

No comments: