See myblog

Another Language

Thursday, September 13, 2012

kupu-kupu

Sayapku lemah
tak mampu mengepakan
tiada hasrat
tiada harapan

Sayapku berguncang
ketika setiap pagi menyapa
ketika malam mendekat
karena aku tak sanggup terbang

Walau terbangku rendah
bukankah itu tetap melayang di udara
dan tetap membawa damai bagiku

Haruskah aku mematahkan sayapku
menghilangkan harapan yang sia-sia
yang berujung pada keputusasaan
dan mimpi ku pun pupus

Aku memanjatkan harapan
dan menghibur diri
bukankah bagiku terlahir
itu berarti aku sanggup mengepakan

Apa yang salah dari sayapku?

No comments: