See myblog

Another Language

Monday, October 15, 2012

enggan ku sebut

jika sebuah kata untuk bersama tiada akan pernah berujung indah
ketika gundah yang hanya menemanimu
ketika tiada senyuman tulus hanya sebuah keterpaksaan
dan ketika tiada sempat mengucap sebuah kata

ku sapa saja lah pagi yang cerah
melalui jalan setapak berharap menemukanmu
ketika hanya ada aku dan kau di langit itu
ketika hanya ada tawa dan tangis di bumi itu

namun kelak waktu memisahkan aku denganmu
entah siapa menjauhi
namun aku mengenal detik itu
walau lagi hanya ada detak waktu jarak antara kau dan aku

tak mau aku mengingkari
aku lelah dan ingin menangis
berderai air mata
menyuarakan pilu

walau lagi hanya ada diam antara kau
tiada pernah kau bersua
tentang kau dan aku
bukan tentang yang lain

wahai waktu bukankah lebih baik kau tambahkan jurang mu
pisahkan aku dan kau jika itu lebih indah
bukan hanya membuat aku gelisah
bukan hanya mengulur waktu sampai hanya pilu tersisa

kemanakah aku harus berjalan karena aku tak sanggup menapaki
hanya memohon dan tiada sanggup berharap lagi
aku lelah aku lelah
aku tak sanggup lagi
lihat aku, dan aku tahu kau pasti mengerti

No comments: