See myblog

Another Language

Wednesday, March 5, 2014

Jari-jarian

Jari jari ini mulai menapak
Mencari sebuah jalan keluar
Muak
Ia muak tersembunyi
Gelap, lubangnya dalam
Untuk keluar demi cahaya pun tidak bisa

Jari jari ini mulai berlari
Mencoba menari ditengah tanjakan
Tinggi
Bukan satu, ada enam yang harus dilalui

Jari jari ini ingin berdekatan
Menghempas yang tak sanggup diubah
Menyelam lalu menjadi satu dengan air
Dingin biarkan
Tak seorang pun tahu selain deburan
Selain pasir yang diinjak
Selain nada yang berurai dengan tangis


Jakarta,
Gitarku.

No comments: