See myblog

Another Language

Monday, March 10, 2014

Part 2 abu dan merah

Apa kabar, Merah?
Rupanya abu tetap abu
Walau Merah mulai mencoba masuk dan menerobos

Rupanya tak salah lagi jika kau benar si merah
Tingkahmu membuat abu tertawa
Pujianmu membuat abu bingung
Sosokmu teguh kokoh, seakan...
Kamulah yang utama

Lihat,
Abu tetap si abu
Yang tetap berharap
Yang tetap menunggu
Yang tetap pucat
Yang lelah menatap merah

Bolehkah, Merah
Kau dengar permintaan abu
Jauhi abu supaya iya bisa menjadi putih
Ataupun hitam

Atau kalau, Merah mengasihi abu
Peluklah abu
Biarkan abu berwarna
Abu kemerahan
Dan kau, Merah
Kau jadi merah keabuan

Jakarta,
Bless me.

No comments: