See myblog

Another Language

Monday, September 22, 2014

Panda dan burung jalak

Ini ceritaku, si burung jalak dan kamu, yang jadi pandanya.

Apa kabar kamu yang tidak biasa? Panda mengajak aku memutari matahari, lalu juga bulan. Lalu katamu, bumi akan menjadi dua.

Seperti katamu, pertemuan itu menjadi masa depan yang lalu dan menjadi masa lalu yang sekarang. Lalu di manakah masa sekarang sesungguhnya?

Maafkan kebodohanku, untuk seekor burung yang sanggup terbang harusnya aku mengenal dunia lebih luas. Bukankah sayapku cukup kokoh atau paruhku cukup kuat? Lalu, apa siulanku memekakkan telinga bundarmu?

Sampai jumpa lagi kamu yang suka melompat. Cepatlah tidur, malam sudah larut, jangan sampai kamu terus asik menjadi panda.

Aku sudah siap memejamkan mata untuk bermimpi.

No comments: