See myblog

Another Language

Saturday, October 11, 2014

Talang (4)

"Lang, kamu paham ga? Sekarang itu aku sulit membedakan sebuah perasaan. Aku bingung. Apa itu perasa..." Sita terhenti ketika dilihatnya Gilang mengernyitkan dahi.
"Hmm.. Perasaan apa maksud kamu?"
"Iya, aku tahu rasanya kangen seseorang lalu ingin sekali bertemu, aku tahu rasanya diperhatikan, aku tahu rasanya digombalin, Lang. Cuma aku ga tahu rasanya jatuh cinta."
"Kamu mau tahu, Ta?"
"Iya, aku mau banget Lang."
"Sini aku kasih tahu." Gilang nyengir. (End)

"Lang."
"Iya?"
"Anginnya lagi gede banget. Rambutku nih sampai ga bisa dirapihin."
"Di ikat aja Ta, bawa kunciran?"
"Ketinggalan Lang, aku lupa."
"Ah sudahlah, aku ikat pakai syal."
"Dibiarin aja Ta. Coba kamu pejamin mata."
"Lalu?" Sita mengernyitkan dahi.
"Bentangin tanganmu, main pura-pura jadi angin yuk." Gilang nyengir. (End)

No comments: