See myblog

Another Language

Friday, November 21, 2014

Ini malamku

Ini malamku. Yang sengaja disiapkan untuk aku duduk termenung. Ini malamku, ketika aku dibiarkan lelah dan mengaduh. Ketika kepalaku dibiarkan tidak bisa berpikir, kakiku lelah melangkah, mulutku tak lagi berdebat.

Ini malamku, kamar yang gelap, ditemani suara deru AC, diselingi suara kereta api, mengganjalkan kepalaku di bantal. Aku tenang. Seperti tenangnya malam tanpa bintang dan bulan. Atau kusebut saja gelap.

Ini malamku, berbalut senyuman, dipenuhi berpuluh rasa dan denyut jantung tak karuan. Aku tak henti-hentinya bertanya. Ah sudahlah. Mungkin sepertinya aku harus mengerti, bagaimana melihat dengan tidak buta, berlari dengan tidak lumpuh, dan menari, kalau bisa, dengan tidak lelah.

Jakarta
2/11

No comments: