See myblog

Another Language

Sunday, April 12, 2015

Sepinya malam

Malam ini akan sepi, sama seperti malam biasanya yang tidak disinggahi bintang. Aku merindukan cahaya bintang yang dengan bangga bersinar walaupun ia tahu ia tidak akan pernah cukup menerangkan langit.

Aku merindukan malam, di saat semuanya tertidur lelap hanya terbangun dengan semangat dan senyuman bersamamu. Walau saat esok hari terang akan melihat siapa kita, aku tidak peduli.

Hari ini akan sepi, ketika aku tidak lagi bergandengan tangan, tidak lagi berkata-kata dengan mereka.

Aku merindukan hari di mana aku menatap bukan dengan berlinang air mata. Bukan mengeluh menyalahkan, bukan berbeban berat. Aku mau bersukacita, sama halnya memandang langit dengan desiran laut menjadi nyanyiannya.

No comments: