See myblog

Another Language

Friday, May 1, 2015

Ceriamu.

Kaki yang kecil ini aku ajak berlari, menebus angin yang banyak berpesan. Sudah lama tidak mendengar kabarmu, tidak bercerita, tidak berkhayal bersamamu lagi. Aku merindukanmu, sama ketika halnya sajak itu terngiang di telingaku.

Berharap kamu baik-baik saja. Dan kamu harus tahu, aku pun sama halnya denganmu. Aku merindukan dedaunan yang kering, rumput yang hijau dan pohon kecil yang rindang, yang sampai aku ingin duduk bersamamu. Seperti anak kecil yang merindukan layangan yang putus, hanya saja aku tahu tidak ada yang akan menyambungkannya, lagi.

No comments: