See myblog

Another Language

Wednesday, August 19, 2015

Berulang

Langit berjubahkan bintang yang berhamburan mengisi ruang yang kosong. Tidak ada ruang yang terlalu gelap, yang ada rasa takjub manusia menyaksikan kerlip jutaan bintang di atas kepalanya.

Sesuatu menjadi berharga ketika bukan hal biasa yang terlihat kasat mata. Bukan hal yang biasa didengar yang menakjubkan telinga.

Atau bisa saja hal yang terlalu sederhana, dilupakan orang yang malah menjadi rangkaian cerita yang menarik. Atau mungkin ada, manusia itu sendiri yang memilih meninggalkan rasa untuk disisakan untuk dikenang.

No comments: