See myblog

Another Language

Sunday, September 6, 2015

Berjalan mundur

Terlalu banyak cerita untuk disimpan sendiri, maka biar dari masing-masing kita menuliskan cerita itu.

Terkadang kita berusaha berbuat kebaikan, sampai mungkin terlanjur untuk meninggalkan rasa atau pada akhirnya harus menjauh. Terkadang kita berusaha menjadi baik, merelakan waktu untuk bersama, pikiran dan hati untuk melanjutkan pertemanan, sampai mungkin rasa lelah terlanjur menguasai.

Maka bolehkah kita tidak lagi bermain petak umpat atau berucap kata-kata manis jika kita merasa tidak nyaman? Atau bolehkah jika kita bercakap melalui doa yang tidak tertulis pada selembar kertas?

Sampai pada suatu hari nanti, ketika kita membaca cerita itu kembali.

No comments: