Bercerita

Dengan cerita kita berteman, dengan cerita kita berpacaran, sama halnya dengan cerita kita bertengkar.

Setiap bagian dari kita adalah cerita. Cerita yang membentuk diri, atau diri yang memaparkan cerita. Keduanya bersinggungan, berkolaborasi, atau berseteru untuk menonjolkan diri. Bukan itu yang penting, cerita membuat banyak warna. Mungkin dari sisi kehidupan, sebagian besar tubuh manusia adalah cerita.

Mengisahkan cerita adalah seperti mengulang kembali sebuah ingatan. Kembali pada sebuah ingatan berarti seakan turut masuk di dalamnya, tidak peduli seberapa lamakah itu sudah berlalu, atau pentingkah untuk diingat kembali. Nostalgia. 

Ada saatnya ketika cerita itu dikumandangkan, ada saatnya cerita itu dikubur dalam-dalam.

Tanpa kita sadari, ternyata sebagian cerita kita bukan sebuah pilihan. Cerita itu sudah digariskan dan harus demikian. Namun, sebagian kecilnya adalah pilihan, cerita ditentukan manusia, karena cerita seperti sinar-sinar kecil yang menuntun untuk memilih dan berjalan lebih jauh. 

Comments