See myblog

Another Language

Tuesday, September 27, 2016

Rindu

Biasanya jika rindu lagu ini akan mengingatkanku kembali. Mungkin seperti wewangian yang hanya bisa kujumpai pada dirimu.

Aku ingin pulang ke rumah yang sepi seperti birunya langit tanpa awan. Supaya bunyi-bunyi kecil, bunyi detakmu terdengar jelas olehku.

Begitu pula jika aku sedang berdua denganmu. Perjumpaan kita tidak di dalam coffee shop yang yang hits, atau tidak berfoto di depan mural cafe. Tapi hamparan cerita yang tidak terputus, yang katamu berlangitkan bintang yang hanya untuk kita ia menari.

No comments: