See myblog

Another Language

Monday, November 28, 2016

Anak kecil

Aku masih jadi seorang anak yang ribuan langkahnya masih panjang dan berliku-liku. Entah kapan pada akhirnya langkah itu akan berhenti dan tertambat. Memang rasa-rasanya aku jadi rajin menebak-nebak, berkhayal seperti aku sedang menikmati sebuah alur cerita yang sampai kini masih jauh dari klimaksnya.

Tetapi tidak usah mengkhawatirkanku. Aku sudah cukup mengerti kok tentang kerasnya kehidupan. Tidak peduli seberapa jalan berlubang dan batu yang kasar, kakiku akan terus aku paksa untuk berjalan. Aku juga sungguh yakin Sang Pencipta tidak lupa untuk menempatkan kawan yang luar biasa. Biarkan saja si anak kecil ini menemukan cara dan dunianya sendiri.

No comments: