See myblog

Another Language

Monday, January 29, 2018

Bulan yang sendu

Tentang sebuah kata-kata yang mengusik waktu tidur. Aku benci malam jadi sebuah gelap yang tidak pernah bisa menghancurkan ruang. Malam bisu dengan ketidaktahuan.

Tidak ada kata-kata yang aku ingat ingat lagi. Aku bukan pelupa, aku hanya mencoba lupa. Aku bertelinga, bisikanmu terdengar dan bisakah jangan asal seenakmu? Atau jika iya, pandang aku sebagai manusia. Biasa. Payah.

Mungkin salahku. Malam sudah terlalu larut dan pikiranku tidak tahu arah pulang.

No comments: